Kylian Mbappé kembali menjadi buah bibir usai memimpin tim nasional Prancis melumat Irak pada laga lanjutan Grup I Piala Dunia 2026. Penyerang andalan Real Madrid tersebut sukses memborong dua gol sekaligus menyamai rekor legendaris milik Miroslav Klose dengan koleksi 16 gol di panggung Piala Dunia.
Bertanding di Lincoln Financial Field, Philadelphia, pada Selasa (23/6/2026) malam waktu setempat, Les Bleus menang meyakinkan dengan skor 3-0. Hasil sempurna ini sekaligus mengunci tiket Prancis ke babak sistem gugur (knockout) setelah menyapu bersih dua kemenangan awal di fase grup.
Mbappé mencetak gol masing-masing pada menit ke-14 dan ke-54 untuk menegaskan dominasi armada asuhan Didier Deschamps. Ousmane Dembélé kemudian menyempurnakan kemenangan Prancis lewat gol penutup, setelah pertandingan sempat dihentikan sementara akibat kendala cuaca buruk berupa badai petir.
Tambahan dua gol ini membuat Mbappé kian merapatkan jarak dengan Lionel Messi, yang saat ini memimpin daftar top skor aktif Piala Dunia dengan torehan 18 gol. Kendati demikian, pemain berusia 27 tahun itu menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terobsesi dengan persaingan pribadi melawan kapten Argentina tersebut.
Fokus Mbappé: Tim di Atas Catatan Pribadi

Lonjakan performa impresif Mbappé tak pelak kembali memanaskan perdebatan publik mengenai siapa yang akan keluar sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa Piala Dunia. Namun, kapten timnas Prancis tersebut memilih merendah dan mengalihkan fokus pada target kolektif tim.
Mbappé menegaskan hubungan dan catatan golnya dengan Messi bukanlah sebuah persaingan panas yang perlu dibesar-besarkan. Baginya, prioritas utama adalah membawa Prancis melangkah sejauh mungkin demi mempertahankan lambang supremasi sepak bola dunia.
“Tidak ada saga atau rivalitas dengan Messi. Leo telah mencetak banyak gol, dia masih mencetak gol, dan dia akan selalu mencetak gol,” ujar Mbappé kepada ESPN.
“Saya tidak memantau apa yang dia lakukan. Jika saya terus membandingkan diri dengannya, saya justru akan terbebani untuk melakukan hal yang lebih. Fokus saya sepenuhnya hanya untuk tim saya sendiri.”
Lewati Rekor Ronaldo Nazário di Laga Ke-100
Dua gol yang bersarang ke gawang Irak membawa signifikansi besar bagi karier Mbappé. Ia kini resmi bersanding dengan Miroslav Klose di angka 16 gol, sekaligus resmi melewati catatan penyerang legendaris Brasil, Ronaldo Nazário (15 gol).
Istimewanya lagi, pencapaian fantastis ini diukir tepat di laga penampilannya yang ke-100 (caps) bersama timnas Prancis. Mengingat turnamen masih berada di fase awal, keran gol sang penyerang diprediksi masih akan terus mengalir.
“Ketika Anda mencetak gol, Anda tentu semakin dekat dengan lingkaran rekor tersebut. Namun saya ulangi, bagi saya, jauh lebih penting untuk melihat bagaimana perkembangan dan konsistensi kami sebagai sebuah tim,” imbuh Mbappé.
Deschamps: Rekor Memang Dibuat untuk Dipecahkan
Pelatih kepala Prancis, Didier Deschamps, turut melayangkan pujian setinggi langit bagi anak asuhnya tersebut. Deschamps meyakini bahwa dengan usia dan kualitas yang dimiliki Mbappé saat ini, tidak ada batasan untuk rekor-rekor baru yang bisa dipecahkannya di masa depan.
“Rekor memang diciptakan untuk dipecahkan. Dia baru saja mencapai 100 caps dan dia dipastikan akan terus menambah pundi-pundi golnya,” ungkap Deschamps.
“Lalu ada Messi dan Ronaldo. Saya tidak tahu apakah Kylian akan terus bermain hingga usia yang sama dengan mereka, tetapi selama dia berada di lapangan, dia akan selalu mencetak gol. Dia punya kapasitas langka untuk membawa standar rekor sepak bola ke tingkat yang jauh lebih tinggi.”