FOXBOROUGH – Laga lanjutan fase grup Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Ghana harus berakhir antiklimaks dengan hasil imbang tanpa gol. Rapatnya barisan pertahanan wakil Afrika tersebut sukses membuat skuad bertabur bintang The Three Lions dilanda rasa frustrasi.
Inggris sejatinya datang dengan momentum positif usai menggasak Kroasia 4-2 pada pekan lalu. Kepercayaan diri serupa juga dimiliki oleh Ghana yang sukses memetik kemenangan tipis 1-0 atas Panama di laga pembuka Grup L.
Namun, ambisi juara Piala Dunia 1966 tersebut untuk kembali meraih poin penuh sukses diredam secara brilian oleh Ghana. Meski Inggris tampil sangat mendominasi lewat penguasaan bola mutlak dan rentetan ancaman ke jantung pertahanan, segalanya berhasil dinetralisir oleh ketangguhan lini belakang The Black Stars.
Mendominasi Namun Tumpul di Penyelesaian Akhir
Susunan pemain utama (starting XI) Inggris kembali diisi oleh sederet nama mentereng seperti Harry Kane, Jude Bellingham, hingga Marc Guehi. Di kubu seberang, Ghana membalas dengan mengandalkan bintang Manchester City, Antoine Semenyo, serta juru gedor andalan Leicester City, Jordan Ayew.
Sesuai prediksi, Inggris memegang kendali permainan seutuhnya. Dominasi penuh di lini tengah membuat Ghana sangat kesulitan untuk sekadar mengatur ritme serangan balik. Sialnya bagi armada Thomas Tuchel, kekebalan benteng pertahanan Ghana membuat laga harus terkunci tanpa satu pun gol yang tercipta.
Peluang emas terbaik Inggris baru lahir di detik-detik penghujung laga. Sayangnya, tandukan tajam Nico O’Reilly hanya membentur mistar gawang. Bola muntah yang langsung disambar lewat tembakan Harry Kane pun justru melambung jauh ke udara, sekaligus menyelamatkan gawang Ghana dari kebobolan dramatis di menit akhir.
Laga Penentu di Matchday Pamungkas
Pertarungan sengit yang digelar di Foxborough, Amerika Serikat, ini pun terpaksa ditutup dengan skor kacamata (0-0), memaksa Inggris dan Ghana harus puas berbagi satu angka.
Hasil ini membuat persaingan di Grup L semakin memanas. Laga pamungkas yang dijadwalkan bergulir pada 28 Juni mendatang akan menjadi penentu nasib siapa yang berhak melangkah ke babak sistem gugur (knockout):
- Inggris vs Panama: Inggris wajib menjaga fokus saat meladeni wakil CONCACAF ini untuk mengunci status juara grup.
- Ghana vs Kroasia: Ujian berat menanti Ghana saat harus berhadapan dengan raksasa Eropa, Kroasia, demi menyegel tiket kelolosan.